3 Perempuan Indonesia Paling Berpengaruh di Asia-Fasifik

Ilustrasi perempuan berpengaruh di Asia-Fasifik
Ilustrasi perempuan berpengaruh di Asia-Fasifik (Foto: istock)

NOTULA.Net – Majalah Forbes mengeluarkan rilis tentang wanita berusia di atas 50 tahun yang berpengaruh di Asia Fasifik. Menariknya, dari total 50 wanita yang di keluarkan, ada 3 nama berasal dari Indonesia.

Menurut Majalah Forbes ketiga wanita itu sukses di bidangnya masing-masing, mereka menjadi inspirasi generasi melenial.

1. Heri Jati

Herjati berusia 56 tahun. Dia adalah Presiden Direktur Sillo Maritime Perdana. Sejak menjadi bos peruhasaan pelayaran itu, Herjati telah berhasil meningkatkan jumlah penjualan hingga dua kali kali lipat.

Hingga tahun 2021 tercatat jumlah pejualannya sebanyak USD101 juta atau jika di rupiahkan sebesar Rp 1.525 triliun. Jumlah itu sangat fantastis.

Baca: Nama-nama Negara di Dunia Lengkap dengan Ibu Kotanya

Tahun 2002 adalah awal mulanya Herjati bekerja di Sillo Maritime. Saat itu  menjabat direktur keuangan. Berkah kegigihanya dan bantuannya, pada tahun 2016 perusahaan  memiliki saham senilai Rp70 miliar di Bursa Efek.

Setahun kemudian dia naik tahta menjadi presiden direktur setahun kemudian, dan satu-satunya perempuan di dewan Sillo Maritime.

2.  Sri Mulyani Indrawati.

Saat ini Sri Mulyani berusia  60 tahun. Dia dipercaya menjadi menteri keuangan oleh dua presiden, yaitu  Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Jokowi.

Masa menjadi Menteri SBY, Sri Mulayani berhasil mengurangi beban utang negara  sebesar 30  persen PDB. Itu terjadi dalam rentang waktu 2005-2010. Sri Mulyani juga berhasil memposisikan Indonesia sebagai salah satu berkembang yang tumbuh lebih 4 persen pada tahun 2009.

Baca: Beasiswa KSE Segera Dibuka, Catat Jadwal dan Universitas Mitra

Setelah tidak lagi menjadi sebagai menteri, dia mulai dikenal dunia Internasional. Dia ditunjuk menjadi direktur pelaksana dan COO di Bank Dunia, dari tahun 2010-2016.

Pada tahun 2016, era presiden Jokowi Sri Mulyani kembali diangkat menjadi Menteri Keuangan. Dua tahun setelahnya, tepat pada tahun 2018 dia mendapat pengahargaan Menteri terbaik dunia.

Kemudian pada 2020 dia kembali mendapatkan anugerah Menteri Keuangan Tahun untuk Asia Timur Pasifik oleh Global Markets. Pemerian anugerah itu lantaran dia mampu membimbing Indonesia melewati pandemi global.

3. Noni Purnomo

Perempuan berusia 53 tahun itu adalah pemimpin generasi ketiga dari perusahaan taksi Indonesia Bluebird Group, sebuah perusahaan yang berdiri pada tahun 1965.

Dia menjadi presiden Komisaris dari cabang Blue Bird pada tahun 2021. Sedangkan mulai bergabung dengan bisnis itu pada tahun 2001 sebagai Manajer Senior Pengembangan Bisnis.

Saat pandemi, bisnisnya itu menerima terjangan yang begitu kuat, namun dia mampu melewati krisis itu.

Baca: Cara Menyimpan Bumbu Dapur Agar Awet dan Tahan Lama

Salah satu inovasi yang di kembangkannya dengan mendirikan BirdKirim, perusahaan jasa pengiriman– serta fasilitas pembayaran digital pada tahun 2020.

Noni menerima Penghargaan Prinsip Pemberdayaan Perempuan Asia-Pasifik (WEP) PBB pada tahun 2020 dan IDC Futures Enterprise Award sebagai CEO of the Year 2021.