Kenali 8 Gejala Kanker Payudara, Ini Cara Mencegahnya

Ilustrasi kanker payudara (Foto: net(
NOTULA.Net – Kanker payudara biasanya tumbuh atau muncul di lobulus atau epitel pada jaringan kelenjar payudara.

Menurut data yang di keluarkan WHO pada tahun 2020, sebanyak 2,3 juta perempuan divonis menderita kanker payudara, dengan jumlah kematian secara global sebanyak 685,000 orang.

WHO juga menyebutkan, dalam 5 tahun terakhir ada sebanyak 7,8 juta wanita terdiagnosis mengidap kanker payudara di seluruh dunia.

Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab meningkatnya resiko terkena kanker payudara yang penting kamu ketahui.

Baca: Ini 8 Kebiasaan Banyak Orang yang Dapat Merusak Gigi

Faktor yang paling berpengaruh di antaranya obesitas, usia, riwayat keluarga kanker payudara, konsumsi tembakau, riwayat paparan radiasi, dan terapi hormon pascamenopause.

Adapun tanda-tanda kanker payudara yang bisa kamu deteksi secara dini adalah:

  1. Munculnya nenjolan di payudara.
  2. Muncul benjolan di ketiak.
  3. Terjadinya penebalan otot atau kulit pada payudara.
  4. Terjadi pembengkakan pada payudara.
  5. Warna di sekitar puting berubah, menjadi ke merahan.
  6. Nyeri di puting.
  7. Keluar cairan dari puting.
  8. Perubahan ukuran dan bentuk puting.

Lalu bagaimana cara mencegahnya??

Sebenarnya kanker payudara dapat di cegah dengan mengatur pola hidup sehat, melakukan kegiatan secara teratur, mengendalikan berat badan, tidak mengkonsumsi penggunaan alkohol dan tembakau.

Itulah beberapa upaya yang bisa dilakukan oleh kaum perempuan untuk mencegah terjadinya kanker payudara.

Baca: Cara Menggunakan Tespek yang Benar Agar Hasilnya Akurat

Selain itu berdasarkan hasil penelitian menyebutkan, menyusui bagi ibu yang mempunyai bayi dapat mencegah kanker payudara.

Oleh sebab itu, pemeriksaan payudara sebulan sekali dapat menyelamatkan nyawa sebanyak 30-40%.

Pemeriksaan itu dapat membantu mendeteksi benjolan lebih awal, sehingga dapat terdiagnosis sejak dini, sebab terlambat mengetahui kanker payudara menjadi salah satu sebab tingginya angka kematian.