Pemerintah Pasang Tarif Akses NIK, Begini Besarannya

NOTULA.Net – Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan mengenakan tarif akses Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Lembaga yang mengakses data di database kependudukan, seperti NIK, foto wajah dan pemadanan data akan dikenakan tarif sebesar Rp1.000.

Kemudian uang tarif tersebut akan digunakan untuk peremajaan perangkat dan juga server.

Dengan begitu diharapakan pelayanan kepada masyarakat menjadi semakin baik.

Zudan Arif Fakrulloh, Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri mengatakan, rincian biaya akan dirumuskan dalam rancangan peraturan pemerintah penerimaan negara bukan pajak (RPP PNBP).

“Kita sudah sosialisasikan ke beberapa lembaga, sesuai hasil rapat terdahulu untuk akses NIK Rp1.000,” ungakapnya saat dihubungi, Kamis 14 April 2022.

Zudan mengaku rencana tersebut sudah dkomunikasikan dengan berbagai pihak, ia berharap para pihak itu memahami keadaan dan kebutuhan Dukcapil.

Sebab selama ini katanya, biaya akses tersebut diambil dari APBN dan ditanggung oleh pemerintah.

“Selama ini bebannya ada di pundak Dukcapil semuanya,” tambahnya.

Exit mobile version